Jadi Survivor di Seoul? SeoulVivor jawabannya. ^^

Jadi Survivor di Seoul? SeoulVivor jawabannya. ^^

 

Identitas buku

Judul: SeoulVivor

Penulis: Lia Indra Andriana &Tatz

Penerbit: Penerbit Haru

Terbit: November 2011 (cetakan pertama)

Harga: Rp. 51.000,00

Tebal: 210[1] halaman + halaman bonus. FULL COLOUR

Genre: Non-fiction, Travelbook

SeoulVivor adalah buku yang mengisahkan perjalanan dua orang penulis di Seoul (plus pulau Nami), Korea selatan. Buku ini berisi info destinasi wisata untuk umum (Non-K-kopers) hingga ke hallyu spot atau lokasi-lokasi wisata khusus untuk para pecinta K-pop (K-popers). Uniknya, perjalanan yang dilakukan oleh kedua penulis ini dilakukan pada waktu yang berbeda, Lia (@sayaquavi) melakukan perjalanannya tanggal 29 Juli-8 Agustus 2011, sedangkan Tatz (@t4tz18) pada 21 Juli-2 Agustus 2011. Walaupun tidak melakukan perjalanan di saat yang bersamaan, pengalaman keduanya terbilangsama bahkan saling melengkapi satu sama lain.

Selain kisah perjalanan mereka, pada bab awal buku ini Lia & Tatz mengemas informasi singkat mengenai Korea Selatan yang berguna untuk teman-teman yang berniat melakukan perjalanan yang sama ataupun sekedar untuk menambah pengetahuan tentang Korea Selatan. Diantaranya berupa informasi singkat tentang pembagian kota dan daerah, iklim, mata uang, bahasa, ungkapan-ungkapan umum yang sering digunakan, visa, informasi transportasi dan akomodasi (homestay), T-money dan Korea Pass, rencana perjalanan, makanan utama, jajanan pinggir jalan, tata cara di foodcourt, pertunjukan JUMP, tempat belanja serta kunjungan ke tempat wisata umum hingga wisata hallyu (Korean wave/gelombang ‘demam’ Korea) yang dipaparkan secara lengkap seperti cara untuk mencapainya dan budget yang dibutuhkan.

Secara garis besar, didalam SeoulVivor ini disajikan kisah perjalanan Lia selama delapan hari di kota Seoul dan beberapa tempat lainnya, sedangkan Tatz menuliskan kisah seru saat dirinya bertandang ke tempat-tempat yang berkaitan dengan Hallyu (lokasi syuting K-drama dan music show (M! Countdown, KBS Music Bank, MBC Show! Music Core, dan SBS Inkigayo) dan beberapa gedung kantor K-idol (SM-Entertainment, JYP-Entertainment, dan YG-Entertainment)).

Lia menceritakan perjalanannya benar-benar dari awal, dimulai dengan cerita bagaimana mulanya ia tertarik untuk melakukan perjalanan ke Korea, hal-hal yang harus dipersiapkan untuk keberangkatan, hingga akhirnya ia tiba di Korea dan melakukan petualangan seru ke Insadong, Dongdaemun, Gwangjang Market, menaiki cable car dan menyaksikan ‘wah’-nya love lock di Namsan Seoul Tower, Museum Teddy Bear, mencoba beberapa wahana di Lotte World, mengunjungi lokasi syuting drama seri Winter Sonata—–Pulau Nami, Sungai Cheonggyecheon, serta Myeongdong dan Hongdae.

Kisah perjalanan Lia ini tidak hanya diceritakan melalui kata-kata tetapi dilengkapi juga dengan foto-foto serta cara untuk mencapat tempat-tempat itu. Tidak hanya itu, Ia juga melengkapi ceritanya dengan pendapat pribadinya yang menyarankan hal-hal baik yang terlewat olehnya atau kemudahan-kemudahan lain yang baru ia jumpai di tempat.

Pada kisah perjalanan Tatz, ia menerangkan beberapa Hallyu Spot yang berhasil dikunjungi.  Dimulai dari cerita jika artis di Korea Selatan, sama seperti artis di Negara lainnya—-termasuk Indonesia, beberapa dari mereka memanfaatkan nama dan ketenaran mereka atau dengan kata lain, Aji mumpung. Beberapa artis (K-idol) atau keluarga mereka berlomba-lomba membuka usaha atau bisnis sampingan. Diantaranya, coffee shop-nya orang tua Yesung SJ, toko pizza-nya orang tua Junsu JYJ, toko ice cream-nya ibu Yoochun JYJ, atau toko kaca mata-nya ayah Taeyeon SNSD, restoran ayam-nya SE7EN. Tempat-tempat ini tidak jarang menjadi tempat berkumpulnya para fans yang sekedar ingin berkunjung, ingin berfoto-foto, menitipkan hadiah untuk idola mereka, maupun sengaja menjadikan tempat ini menjadi tempat ‘nongkrong’ mereka, siapa tahu di tengah asyiknya ‘nongkrong’, sang idola sedang kebetulan datang berkunjung. ^^

Selain itu ada pula bocoran rahasia tempat dan trik untuk belanja CD K-Pop atau merchandise dengan harga yang pas—-yang tidak bisa ditemui di buku travel guide lain, tempat-tempat wajib dikunjungi seperti everysing, spao, toko kosmetik local, dan juga pengalaman seru saat menonton live beberapa program/acara musik terkenaldi beberapa stasiun TV top di Korea.

Yang membedakan SeoulVivor dengan travelbook lain adalah cover yang menarik, visualisasi yang lengkap dan beragam, 210 halaman full colour, substansi isi yang sangat bermanfaat, cetakan buku yang baik—-berdasarkan buku yang saya punya, bonus kupon pertunjukan JUMP, dan dua kupon akomodasi, ringkasan itinerary yang terdapat di bagian belakang buku dan perkiraan anggaran untuk liburan delapan hari di Seoul (plus pulau Nami), serta beberapa random facts tentang Korea Selatan.

Kelebihan yang paling utama dari SeoulVivor yang tidak ditemui di buku travelbook lain  adalah informasi detail penting yang diberikan bahkan sampai ke rute untuk mencapat tempat-tempat liburan utama di Korea Selatan, juga saran yang diberikan agar liburan semakin menyenangkan. Kelebihan lainnya yaitu informasi mengenai couchsurfing yang selain menghemat biaya juga membuat liburan kita tidak terkesan terburu-buru dan ‘tidak bebas’ karena travel agent, serta untuk memudahkan perjalanan kita di korea. Segala kelebihan yang dimiliki SeoulVivor ini sudah lebih dari cukup untuk memandu pembaca yang ingin menyusul Lia & Tatz, bersenang-senang di Korea Selatan.

Kesimpulannya, buku ini Recommended Book!!! SeoulVivor ini bisa dijadikan penambah pengetahuan tentang Korea Selatan terutama Seoul, dan tentu saja dapat dijadikan panduan yang tepat dan mudah bagi teman-teman baik K-popers ataupun Non K-popers yang ingin ikut meramaikan program VisitKorea 2010-2012, terutama bagi teman-teman dan melakukan perjalanan ke Seoul tanpa menggunakan jasa travel agent. Selain itu, informasi tentang korea yang ada di buku ini juga bisa dimanfaatkan dan berguna untuk menjadi bahan acuan bagi penulis dan Fanfict author untuk melengkapi tulisan-tulisan yang bernuansa Korea-nya hingga berkesan nyata—-seperti saya. Happy travelling, Chingudeul! ^^

@Kkioki

SeoulVivor Gallery

halaman depan SeoulVivor ^^

halaman yang paling saya suka, membahas makanan korea ^^
halaman bonus. untuk pertunjukan JUMP dan dua lainnya untuk akomodasi 😀
pornooooo!!! hahaha… maaf numpang narsis dikit ;))


[1] Sesuai dengan yang tercantum pada informasi buku, 210 halaman; 19cm

Iklan