[Blog Tour] Tanya Penulis: Elektra Queen

0205


Halo, halo. Aku akan membuka postingan tanya penulis yang menjadi pembuka dari rangkaian giveaway #WONDERFALL ini dengan permintaan maaf. Kepada Elektra Queen selaku penulis, dan Penerbit Twigora beserta Abang Christian Simamora, mohon maaf atas kelalaian yang telah kulakukan. Giveaway #WONDERFALL yang seharusnya dimulai kemarin 1 Oktober 2016, terpaksa diundur sehari karena aku salah mengingat tanggal.

Seperti sebelumnya, setiap novel baru yang diterbitkan oleh Twigora, baik itu novel-novel milik Abang Christian Simamora sendiri atau karya dari penulis lainnya akan diadakan blog tour, dan tanya penulis selalu menjadi pembuka dari rangkaian acara pada blog setiap host-nya. Tanya penulis merangkum jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh para host mengenai novel itu sendiri ataupun tentang kepenulisan lainnya. Berikut hasil tanya jawabku dengan Elektra Queen, penulis #WONDERFALL:1. Bagaimana proses penulisan Wonder Fall? Apakah idenya sudah ada sebelum pengumuman lomba Sweet & Spicy Romance atau setelahnya.

Proses penulisan Wonder Fall bisa dibilang lancar. Saya menyelesaikan naskahnya sekitar sebulan. Idenya sudah lama terpikir, tapi baru benar-benar dimatangkan setelah melihat pengumuman lomba Sweet & Spicy Romance.

2. Ide awalnya didapat dari mana? Pengalaman pribadi, pengalaman orang lain, atau murni fiksi?

Suatu hari tiba-tiba tepikir ingin membuat cerita tentang seorang ibu tunggal yang bertemu pria lajang. Tapi selama berbulan-bulan, itu cuma menjadi sebatas ide saja. Setelah serius mau menggarapnya menjadi novel untuk diikutkan lomba, pria lajang ini saya buat punya keponakan yang harus diurus. Dengan begitu, konfliknya bisa lebih padat.

04Wonder Fall tidak didasarkan pada pengalaman siapa pun. Novel ini murni fiksi.

3. Untuk penulisan Wonder Fall ini apakah Elektra membaca buku-buku dari penulis yang disarankan agar sesuai tema lomba atau memang langsung menulis saja?

Saat tahu ada lomba dari Twigora, saya mulai memilah beberapa ide. Sampai akhirnya memutuskan untuk menulis Wonder Fall. Setelah mematangkan outline, saya langsung menulis.

Saya tidak secara khusus membaca novel-novel dari penulis yang disarankan. Kebetulan, beberapa di antaranya memang penulis favorit. Jadi,dalam keseharian saya sudah terbiasa membaca dan mengoleksi novel-novel mereka. Julie James, Susan Mallery, Lisa Kleypass, Susan Elizabeth Phillips, dan  Kristan Higgins.

4. Setelah novel ini, adakah proyek menulis lainnya? Kalau boleh sedikit bocorannya.

Setelah Wonder Fall, saya baru saja menyelesaikan novel kedua untuk Twigora. Saat ini masih dalam proses pengendapan sebelum dikirim ke redaksi. Masih romance, senapas dengan Wonder Fall.

5. Tulisan Elektra yang biasanya itu yang seperti apa? Apakah memang semacam Wonder Fall ini atau Elektra menekan ego dan mengusahakan karya ini ditulis dengan disesuaikan pada tema lomba saja?

Tulisan saya yang biasa cenderung mirip dengan Wonder Fall. Cuma mungkin lebih banyak dramanya, hahaha. Saya bukan tipe orang yang bisa memaksakan diri untuk menulis tema yang kurang disukai. Bagi saya, menulis itu bagian dari relaksasi. Jadi, harus benar-benar menikmati prosesnya. Tema atau genre yang tidak disuka, mustahil akan saya tuliskan. Meski Wonder Fall ditujukan untuk lomba, saya menulisnya sambil bersenang-senang. Tidak terbebani dengan persyaratan lomba.

Salam,

Elektra Queen

Tentang Penulis

ELEKTRA QUEEN:

Menyukai novel romance dengan akhir yang bahagia dan komik sains.

Agak terobsesi pada kuman, (mungkin nyaris) menderita obsessive compulsive.

Penyuka film dokumenter, drama korea, dan film superhero.

Penggila pantai, pemandangan matahari terbit dan terbenam.

Terobsesi pada Santorini dan London.

cropped-13.jpg

Iklan

13 pemikiran pada “[Blog Tour] Tanya Penulis: Elektra Queen

  1. Sama pendapat dgn kak Elektra nih… seneng kisah romance yg berakhir bahagia. Karena hidup di dunia nyata sudah terlalu pelik dan banyak madalah, kisah2 dgn genre seperti ini bisa jadi hiburan paling mengasyikan untuk menemani saat2 membaca yg menyenangkan 😁

  2. Wih ternyata yang penulis-penulis yang disarankan oleh Twigora saat lomba sweet & spicy romance, beberapa penulis adalah favoritnya mba Elektra. Nulis memang harus tanpa beban, dan genrenya harus yang disukai biar nggak terbebani. setuju deh sama mba Elektra Queen. By the way, penasaran sama nama aslinya 🙂

  3. Wah! Entah kenapa aku dan Kak Elektra punya ide yang sama mengenai tokoh “Single Mom” meet the bachelor Hohohoho. Dari awal liat teaser Wonder Fall, aku sudah penasaran banget pengen baca kisahnya kaya apa!

    Semoga sukses juga dengan novel berikutnya ya, Kak Elektra!

  4. Nulis emang bener2 harus diniatin sih, kalo nggak ya kemungkinan besar tulisan itu nggak akan pernah selesai

  5. Selalu banyak inspirasi jika membaca tanya jawab dengan penulis. Dan kali ini suka dengan kalimat Mbak Elektra yang, “Bagi saya, menulis itu bagian dari relaksasi. Jadi, harus benar-benar menikmati prosesnya. Tema atau genre yang tidak disuka, mustahil akan saya tuliskan. Meski Wonder Fall ditujukan untuk lomba, saya menulisnya sambil bersenang-senang. Tidak terbebani dengan persyaratan lomba.”

    Ini membuat berpikir kalau kita memang akan lebih bahagia dan nyaman dengan sesuatu kalau tidak ada tekanan saat melakukannya.

  6. Saya setuju dengan ka Elektra kalo bekerja sesuai dengan sesuatu yg disukai semuanya akan mengalir tanpa beban,ngerjainnya pun enjoy jadi lebih mudah aja.
    Yg pasti ditunggu untuk novel keduanya ya kak✊

Komentar ditutup.