[Blog Tour – Resensi] Pahit Manisnya Duet Rocker Bermulut Silet dan Penyanyi Pop Tanpa Cela

Pahit Manisnya Duet Rocker Bermulut Silet dan Penyanyi Pop Tanpa Cela

oleh Oktabri Erwandra

 P_20180509_104118_HDR

“Tapi, kalau ada hal yang bisa dipelajari dari hal yang bagus, kenapa harus belajar dari hal buruk?” (hal. 47)

“Nengok masa lalu orang tuh sama kayak gagak, makan sesuatu yang sudah kedaluwarsa dan jadi bangkai. Hobi nyari-nyari kesalahan orang. Kasihan kalau orangnya sudah niat berubah, sementara bangkai yang dia coba buang malah dikais-kais sama orang lain.” (hal. 64)

“Emang lebih enak bikin orang susah atas keberhasilan kita daripada bikin orang simpati atas musibah kita.” (hal. 100)

“Emangnya harus jadi suster dulu buat ngasih perhatian ke orang? Kalau gitu, harga perhatian mahal dong. Karena orang perlu sekolah dulu bertahun-tahun baru bisa ngasih perhatian.” (hal. 165)

“Nobody is perfect. We have our own weakness point.” (hal. 165)

“Kalau lo nggak ngefilter omongan orang yang masuk ke telinga, lo bisa sakit mental. Semua orang pengin kita perfect dan tanpa cela.” (hal. 180)

Aku sengaja menghantam kalian para pembaca resensi ini dengan serangkaian kutipan yang menggugah dari novel Strings Attached ini. Kenapa? Karena untukku pribadi, novel ini memiliki banyak sekali kalimat singkat yang lumayan menarik perhatian dan seperti berkedip-kedip minta di-post ulang di medsos. (Yeah, kids zaman now sekaleee). Selain menjanjikan amat banyak kutipan yang menarik, novel ini juga menyoroti hal-hal yang menarik di kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk narasi maupun dialog antar tokohnya. Mereka mengeluhkan begitu mudahnya untuk jadi terkena di negeri ini (hal. 178), masyarakat lokal yang amat suka membesar-besarkan masalah (hal. 211), sampai ke prosedur rumah sakit yang begitu berbelit-belit (hal. 199).

Arletta, artis Youtube dalam Strings Attached mengalami serangkaian kejadian tak terduga—atau justru sebaliknya?—setelah dipasangkan berduet dengan I Rock You, band rock fenomenal. Celakanya, Arletta tidak pernah menyukai aliran musik rock. Dan Kazuki, vokalis dari I Rock You, mengetahui ketidaksukaan Aletta pada musiknya menyerang calon pasangan duetnya dengan mulut yang terkenal tajam seperti silet. Hubungan keduanya yang meruncing saling menyakiti satu sama lain secara sadar maupun tidak disadari. Perlahan tapi pasti, orang-orang di sekitar mereka menyadari bahwa Aletta dan Kazuki memiliki sesuatu yang sama-sama berusaha mereka hindari.

Ada banyak sekali tokoh di dalam novel ini. Jo—atau Jonathan, anggota I Rock You (Ardian, Nath, Rafa), Erlangga, Randu, Rajit, Sasha, Dean, Helena. Menariknya, meski dengan tokoh sebanyak ini, penulis mampu menggilir mereka satu demi satu dan tidak tumpang tindih, saling menutupi satu sama lain. Semua memiliki porsi dan ciri khas sehingga dapat dibedakan dengan mudah.

Ditambah lagi, penulis berusaha mengenalkan ‘Mono No Aware’ atau yang bisa diartikan sebagai konsep keindahan yang didapat dari rasa pahit, yang mana benar-benar sejalan dengan cerita yang ada.

Dengan begitu banyak kelebihan, kira-kira kekurangan macam apa yang dimiliki novel ini? Ada beberapa hal yang mengganggu. Pertama, terjadi cukup banyak kesalahan pengetikan, berikut beberapa di antaranya:

“…baru saja mendapatkan predikat gold untuk album barunya debutnyadan.” (hal. 59)

“Kayaknya bisa langsung serius latihan serius, nih.” (hal. 68)

“Begitu Kazuki menawari untuk mengantar hingga ke tempat parkir bawah tanahbasemen Rumah Gitar…,” (hal. 94)

Kedua, penggunaan istilah yang kurang tepat seperti yang terlihat pada dua kutipan berikut:

Lo diam-diam masokis, nulis lagu, dan lagunya pun jadi masokis.?” (hal. 139)

Menurut KBBI Daring, Masokis memiliki arti:

sado, — masokis2/sa·do, — masokis/a berkenaan dengan sifat menyakiti pasangan sebelum melakukan hubungan seks

“Terlalu banyak ngasih kode, emangnya para cowok ini Morse yang bisa mecahin sandi!” (hal. 149)

Masih menurut KBBI Daring, Morse bermakna:

kode/ko·de/ n 1 tanda (kata-kata, tulisan) yang disepakati untuk maksud tertentu (untuk menjamin kerahasiaan berita, pemerintah, dan sebagainya); 2kumpulan peraturan yang bersistem; 3 kumpulan prinsip yang bersistem;

Bisa dipahami, kan, kurang tepatnya penggunaan yang kumaksud? Oh iya, ada satu hal lagi, tetapi ini sekadar urusan selera. Penggunaan istilah ortu yang cukup banyak agak mengganggu karena rasanya sudah agak jarang digunakan di kehidupan sehari-hari, apalagi bagi anak muda Jakarta. Namun, beberapa kekurangan di atas kuungkap bukan bertujuan untuk merendahkan penulis ataupun penerbit melainkan keluh kesahku sebagai pembaca yang berharap agar di cetakan berikutnya kesalahan-kesalahan tersebut dapat diperbaiki.

Sejujurnya, aku salut pada Yoana Dianika, karena beliau mampu menulis novel dengan cerita sekompleks ini dan banyak unsur di dalamnya tidak sekadar numpang lewat alias semua fakta dan hal-hal yang tidak umum dijelaskan satu demi satu, bahkan dilengkapi lagi dengan catatan kaki. Satu hal lain yang mengganjal adalah sesuatu yang ada di antara Aletta dan Jo, saudaranya. Kukira kunci yang disebar mengenai dua kakak beradik ini mengarahkan pada sesuatu yang besar, tetapi nyatanya berlalu begitu saja.Namun, di luar itu klimaksnya dirancang dan dibangun dengan baik sehingga agak sulit menebak si antagonis karena ditutupi dengan benar-benar rapi. Aku sampai bolak-balik ke beberapa halaman awal untuk mencari kunci yang disebar, yang ternyata memang sudah disiapkan dengan amat rapi meski kadang terkesan samar. Aku cuma berhasil menebak satu kunci saja, itu pun saat sudah mendekati klimaks dan ditinggalkan dengan amat jelas.xzcf

Sangat merekomendasikan novel ini untuk yang menyukai cerita yang kompleks, tetapi tetap menyenangkan untuk dibaca. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, novel ini cukup menghibur dan menawarkan banyak hal di dalamnya. Tidak sekadar percintaan dan musik, novel ini juga mampu memberikan sesuatu lebih. Apa itu? Sila tuntaskan rasa penasaran kalian dengan membelinya segera di toko buku terdekat atau toko buku online. Atau jika kalian tertarik untuk mendapatkannya secara gratis, kalian bisa mencoba peruntungan di sejumlah blog di bawah ini:

30 APRIL – 2 MEI 2018 : GABRIELLA HALIM

3 – 5 MEI 2018 : SISKA

6 – 8 MEI 2018: AYA MURNING

9 – 11 APRIL 2018: OKTABRI <= kalian sedang berada di sini 🙂

12 – 14 APRIL 2018: FITRA AULIANTY

15 – 17 APRIL 2018: SRI SULISTYOWATI

Oh iya, sesuai ketentuan dari penerbit, para host harus mengikuti gaya tertentu berdasarkan photo challenge. Kali ini gaya yang harus diikuti seperti ini:

fxdhgbdu

Bikin ekspresi yang sesuai foto di atas itu sulit banget, jadi ini gayaku yang seadanya, sedapatnya, semampunya. Maaf kalau jelek. Emang dari sananya. Ehehe. Jangan lupa baca Tanya Penulis-nya juga dan sampai bertemu lagi di sesi terakhir, alias GIVEAWAY!!!

PENERBIT RORO RAYA SEJAHTERA

NOVELxfgjhdfgj

Status: BKP

STRINGS ATTACHED

YOANA DIANIKA

SC; 14 x 20 cm

Jumlah Halaman: 312 hlm

Bookpaper 55 gr;

ISBN : 978-602-61138-5-6

Harga: Rp73.000,- 

 

 

STRINGS ATTACHED

Yoana Dianika

Remaja

Tagline:

KETIKA BENCI JADI CINTA,

CINTA BISA BERUBAH JADI….

Blurb:

‘Let me tell you,

I’ll make you mine, I’ll hug you tight,

Stay beside me

Stay beside me….’

[“I Want You So Bad” by I ROCK YOU]

Arletta sangat bangga dengan talenta musiknya. Cewek itu mengawali dari nol: meng-cover lagu-lagu populer di Youtube hingga akhirnya bisa mengawali debutnya di dunia hiburan. Sayang, reaksi pasar nggak seperti harapannya. Album perdananya jeblok di pasaran. Kalau Arletta ingin kariernya mendapat kesempatan kedua, dia harus membuat gebrakan besar. Arletta tentu saja setuju dengan usulan kakaknya itu… sampai dia mengetahui kalau gebrakan yang dimaksud adalah berduet dengan band rock yang musiknya cadas banget.

Kazuki, lead vocalist I Rock You, terlihat intimidatif di kali pertama bertemu dengan Arletta. Penampilan seenaknya, lengan bertato, bersikap dingin—bahkan kasar, adalah peringatan yang lebih dari cukup bagi Arletta supaya menjaga jarak. Tapi kakaknya bilang, proyek duet untuk soundtrack film itu adalah kesempatan yang belum tentu akan datang dua kali. Arletta pun belajar menoleransi Kazuki. Berusaha meminimalisir konflik dengan cowok itu.

Masalahnya, begitu dia menerima Kazuki masuk ke hidupnya, cowok itu seperti ada di mana-mana. Arletta stuck dengan Kazuki dan tak ada yang bisa dia lakukan untuk mengubahnya. Dan perlahan-lahan, meskipun ini tak sudi diakuinya ke siapa pun, Arletta sedikit berharap situasi ini terjadi sedikit lebih lama daripada seharusnya.

Karena Arletta sudah terbiasa dengan kehadiran Kazuki. Yah, mungkin lebih dari sekadar ‘terbiasa’….

 

Iklan

4 pemikiran pada “[Blog Tour – Resensi] Pahit Manisnya Duet Rocker Bermulut Silet dan Penyanyi Pop Tanpa Cela

  1. kayaknya udah siap jadi editor bahasa nih, hehe
    btw aku suka novel yang quotetable, so kayaknya novel ini bakalan cocok untukku 🙂

Komentar ditutup.